Jumat, 06 Mei 2011

Bala Tak Pernah Mendahului Sedekah

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 14.14
Seperti hari-hari sebelumnya, saya diantar suami berbelanja ke sebuah tempat dimana tukang sayur biasa berkumpul. Bukan pasar, hanya sebuah jalan yang ramai dilalu orang dan ada sekitar empat gerobak sayur disana. Mobil pun diparkir di tempat yang aman.
Dalam perjalanan menghampiri tukang-tukang sayur tersebut saya berpapasan dengan seorang penyapu jalanan yang usianya sudah tua. Ia berjalan pincang dengan membawa sapu lidi dan pengki usangnya. Matanya awas dengan sampah yang berserakan di jalanan. Jarinya yang tak lagi utuh, cekatan memainkan sapu lidi hingga sampah-sampah itu tak berkutik. Sesekali ia berbincang dengan para tukang ojek yang juga mangkal. Saya tak berani memandang lama wajahnya. Sekilas tampak bibirnya cacat tak dapat mengatup satu dengan lainnya.
Sebenarnya buat kami, sudah sering kami berpapasan dengan Pak Tua penyapu jalanan ini. Namun jujur saja, baru kali ini aku dan suamiku tergerak hati untuk memberinya uang. 
" Bun, ada 20 ribuan gak ?" pinta suamiku
" Ada, buat apa ?" jawabku setelah mengecek isi dompet
" Itu buat tukang sapu..." jawab suamiku
" Ooh ...." saya langsung memberikan uang itu pada suami lantas bergegas menuju para tukang sayur .

Setelah berbelanja, kami langsung pulang dan melupakan aktivitas tadi. Suamiku pun bersiap untuk berangkat kerja. Aku teringat belum membayar tagihan telpon dan internet. Sementara e-banking entah mengapa sedang tidak berfungsi. Terpaksa aku harus pergi ke atm. Dengan mengendarai mobil aku bergegas menuju atm.
Saat perjalanan pulang, dari arah yang berlawanan sebuah motor melaju kencang. Dari kejauhan, tampak pengendara tak berhelm itu merapat ke motor yang berada di sebelahnya. Dan benar saja persis di samping kanan saya kedua motor tersebut bersenggolan. Dua motor itu jatuh bersamaan hingga menyebabkan pengendaranya terpental. Benar-benar nyaris menabrak mobilku. namun subhanallah tak ada goresan sedikitpun di mobilku akibat kecelakaan tadi, yang ada itu karena usia mobil saya yang sudah tidak lagi muda.
Subhanallah, sambil menyetir , saya hampir tak percaya bahwa motor yang bersenggolan tersebut tak mengenai mobil sama sekali. Jelas bukan karena kelihaian saya menyetir, jam terbang saya hanya sekitar perumahan, bank dan swalayan terdekat. Saya percaya tak ada "kebetulan" dalam kehidupan ini. Saya pun langsung teringat sosok penyapu jalanan. Allah Swt. telah menghindarkan kami dari kecelakaan tadi.
"Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yg paling ringan (diantara bencana itu) adalah penyakit kusta dan lepra," (HR. Thabrani dalam Mu'jamul Kabir) . Angka 70 itu menunjukkan sesuatu yang banyak, tidak disebutkan satu-persatu, baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan.
Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Bersegeralah bersedekah sebab yang namanya bala tak pernah mendahului sedekah". Subhanallahm hari itu saya benar - benar merasakannya. Mungkin kali ini namanya bukan lagi sedekah karena saya sudah menceritakan pada Anda, sebab sedekah yang baik tangan kanan memberi sementara tangan kirinya tak mengetahui.
Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, 'Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah'. Yang satu lagi menyeru 'Musnahkanlah orang yang menahan hartanya'”.
Maka belilah kesulitanmu dengan sedekah dan berniagalah pada Allah dengan bersedekah, Ia akan memberikan keuntungan yang berlipat ganda. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang -orang yang selalu diberi petujuk-Nya. Amin.
Penulis: Yuhyi Lestari

Kamis, 05 Mei 2011

Doa Ketika Turun Hujan

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 15.32

Allahumma shayyiban naafi’ah :
Yaa Allah jadikanlah hujan yang turun ini sebagai curahan yang bermanfaat .
(Hadist riwayat Bukhari).

Sehat ala Rasulullah

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 15.15
Adapun gambaran pola hidup sehat Rasulullah yang digambarkan oleh Prof. Dr. Mustofa Romadhon berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, adalah sebagai berikut :
  • Beliau bangun sebelum subuh untuk Qiymul lail, sehingga asupan awal ke tubuh beliau adalah udara sepertiga malam terakhir. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara pada waktu ini sangat kaya akan oksigen, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh, yang berpengaruh terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya sehari penuh. Itulah sebabnya orang yang yang memulai aktivitas dengan bangun subuh, biasanya menjalani hari dengan penuh semangat dan optimis.
  • Di pagi hari, Beliau menggunakan siwak untuk kesehatan mulut dan giginya. Siwak mengandung fluor alami yang sangat bermanfaat untuk kesehatan gigi dan gusi. Saat ini, ekstrak siwak dapat kita temui dalam pasta gigi, sehingga mudah untuk kita gunakan
  • Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin dicampur sesendok madu asli yang luar biasa khasiatnya. Dalam Al-Quran, madu merupakan syifaa(obat) isim nakhiroh(menyeluruh) atas berbagai penyakit. Madu juga mengandung mikronutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
  • Masuk waktu dhuha(pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa’ (matang). Rasulullah pernah bersabda, “ Barang siapa makan tujuh butir kurma, maka akan terlindung dari racun”.
  • Menjelang sore hari, menu Rasulullah adalah cuka dan minyak zaitun yang dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya, diantaranya : mencegah lemah tulang, mencegah kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol, melancarkan perncernaan, dll.
  • Di malam hari, menu utma makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran mengandung zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.
  • Setelah makan, Beliau tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas dahulu sehingga makanan yang dikonsumsi masuk ke lambung dengan cepat dan mudah dicerna. Rasulu pernah bersabda, “cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan sholat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras” (HR. Abu Nu’aim dari Aisyah r.a)
  • Beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi Beliau tidak rutin mengkonsumsinya antara lain : tsarid (campuran roti daging dengan kuah air masak), buah yaqthin (labu air), buah anggur, dan hilbah (susu).
  • Rasulullah sering menyempatkan diri berolahraga, terkadang sambil bermain dengan anak dan cucunya. Olahraga diakui oleh para pakar kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh
  • Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang. Beliau tidak menyukai berbincang dan makan sesudah waktu isya. Beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Karena istirahat yang cukup, seperti tidur yang merupakan hak tubuh, dibutuhkan oleh tubuh.
  • Inti pola konsumsi Rasulullah adalah menghindari isrof (berlebihan) dalam makan dan minum. Beliau tidak pernah melakukan idkhol at thoam ‘ala thoam (makan lagi sesudah kenyang). Prof. Dr. Musthofa menekankan bahwa assyab’u (kenyang) bukanlah al imtila’ (memenuhi perut dengan makanan. Kenyang yang sebenarnya adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya sesuai dengan proporsi dan ukurannya
  • Berdasarkan riwayat, Aisyah r.a. pernah mengatakan, “ Dahulu Rasulullah saw tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”. Penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya makanan dalam perut telah melahirkan bermacam penyakit. Untuk itu, sangat penting bagi kita dalam mengkombinasikan makanan (food combining) dengan baik.

JAGA 7 SUNNAH RASULULLAH S.A.W

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 09.36

"Cerdasnya orang yang beriman adalah dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat, yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah cerita dalam akhir hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama: tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua: membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga: jangan tinggalkan masjid terutama di waktu shubuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena mesjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan mesjid Allah.

Keempat: jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

Kelima: jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam: jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".

Ketujuh: amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Zikir adalah bukti syukur kita kepada Allah. Bila kita kurang bersyukur, maka kita kurang berzikir pula, oleh karena itu setiap waktu harus selalu ada penghayatan dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah ajaran Islam lainnya. Zikir juga merupakan makanan rohani yang paling bergizi, dan dengan zikir berbagai kejahatan dapat ditangkal sehingga jauhlah umat manusia dari sifat-sifat yang berpangkal pada materialisme dan hedonisme.

Doa Berbuka Puasa

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 05.23

Allaahu–mma, la–ka shumtu,
wa bi–ka `aamantu,
wa ’alaa rizqi–ka `afthartu,
bi rahmati–ka
yaa `arhama `alr-rahimiyna.

Ya Allah, bagi–Mu aku telah berpuasa,
dan terhadap–Mu akutelah beriman,
dan atas rezeki–Mu aku telah berbuka,
dengan rahmat–Mu
wahai Maha Penyayang dari sang para penyayang.

Doa Sahur

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 05.22

Allaahu-mma, barik li-y,
fiy maa razaqta-ni,
wa qiyn-y ‘adzaaba-aln-naari.


Ya Allah, Engkau berkatilah untukku,
didalam apa saja yang Engkau telah merezekikanku,
dan Engkau hindarkanlah dariku azab sang neraka.

Niat Puasa

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 05.19


Nawaytu shawma ghadin,
‘an adaa’i fardhi
als-syahri ramadhaana haadzihi als-sanati,
li `allaahi ta’aalaa.


Aku telah berniat untuk suatu puasa besok,
agar aku menunaikan kewajiban
sang bulan ramadhän ini sangtahun,
untuk Alläh Yang Maha Tinggi.


Jumat, 06 Mei 2011

Bala Tak Pernah Mendahului Sedekah

Seperti hari-hari sebelumnya, saya diantar suami berbelanja ke sebuah tempat dimana tukang sayur biasa berkumpul. Bukan pasar, hanya sebuah jalan yang ramai dilalu orang dan ada sekitar empat gerobak sayur disana. Mobil pun diparkir di tempat yang aman.
Dalam perjalanan menghampiri tukang-tukang sayur tersebut saya berpapasan dengan seorang penyapu jalanan yang usianya sudah tua. Ia berjalan pincang dengan membawa sapu lidi dan pengki usangnya. Matanya awas dengan sampah yang berserakan di jalanan. Jarinya yang tak lagi utuh, cekatan memainkan sapu lidi hingga sampah-sampah itu tak berkutik. Sesekali ia berbincang dengan para tukang ojek yang juga mangkal. Saya tak berani memandang lama wajahnya. Sekilas tampak bibirnya cacat tak dapat mengatup satu dengan lainnya.
Sebenarnya buat kami, sudah sering kami berpapasan dengan Pak Tua penyapu jalanan ini. Namun jujur saja, baru kali ini aku dan suamiku tergerak hati untuk memberinya uang. 
" Bun, ada 20 ribuan gak ?" pinta suamiku
" Ada, buat apa ?" jawabku setelah mengecek isi dompet
" Itu buat tukang sapu..." jawab suamiku
" Ooh ...." saya langsung memberikan uang itu pada suami lantas bergegas menuju para tukang sayur .

Setelah berbelanja, kami langsung pulang dan melupakan aktivitas tadi. Suamiku pun bersiap untuk berangkat kerja. Aku teringat belum membayar tagihan telpon dan internet. Sementara e-banking entah mengapa sedang tidak berfungsi. Terpaksa aku harus pergi ke atm. Dengan mengendarai mobil aku bergegas menuju atm.
Saat perjalanan pulang, dari arah yang berlawanan sebuah motor melaju kencang. Dari kejauhan, tampak pengendara tak berhelm itu merapat ke motor yang berada di sebelahnya. Dan benar saja persis di samping kanan saya kedua motor tersebut bersenggolan. Dua motor itu jatuh bersamaan hingga menyebabkan pengendaranya terpental. Benar-benar nyaris menabrak mobilku. namun subhanallah tak ada goresan sedikitpun di mobilku akibat kecelakaan tadi, yang ada itu karena usia mobil saya yang sudah tidak lagi muda.
Subhanallah, sambil menyetir , saya hampir tak percaya bahwa motor yang bersenggolan tersebut tak mengenai mobil sama sekali. Jelas bukan karena kelihaian saya menyetir, jam terbang saya hanya sekitar perumahan, bank dan swalayan terdekat. Saya percaya tak ada "kebetulan" dalam kehidupan ini. Saya pun langsung teringat sosok penyapu jalanan. Allah Swt. telah menghindarkan kami dari kecelakaan tadi.
"Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yg paling ringan (diantara bencana itu) adalah penyakit kusta dan lepra," (HR. Thabrani dalam Mu'jamul Kabir) . Angka 70 itu menunjukkan sesuatu yang banyak, tidak disebutkan satu-persatu, baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan.
Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Bersegeralah bersedekah sebab yang namanya bala tak pernah mendahului sedekah". Subhanallahm hari itu saya benar - benar merasakannya. Mungkin kali ini namanya bukan lagi sedekah karena saya sudah menceritakan pada Anda, sebab sedekah yang baik tangan kanan memberi sementara tangan kirinya tak mengetahui.
Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, 'Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah'. Yang satu lagi menyeru 'Musnahkanlah orang yang menahan hartanya'”.
Maka belilah kesulitanmu dengan sedekah dan berniagalah pada Allah dengan bersedekah, Ia akan memberikan keuntungan yang berlipat ganda. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang -orang yang selalu diberi petujuk-Nya. Amin.
Penulis: Yuhyi Lestari

Kamis, 05 Mei 2011

Doa Ketika Turun Hujan


Allahumma shayyiban naafi’ah :
Yaa Allah jadikanlah hujan yang turun ini sebagai curahan yang bermanfaat .
(Hadist riwayat Bukhari).

Sehat ala Rasulullah

Adapun gambaran pola hidup sehat Rasulullah yang digambarkan oleh Prof. Dr. Mustofa Romadhon berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, adalah sebagai berikut :
  • Beliau bangun sebelum subuh untuk Qiymul lail, sehingga asupan awal ke tubuh beliau adalah udara sepertiga malam terakhir. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara pada waktu ini sangat kaya akan oksigen, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh, yang berpengaruh terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya sehari penuh. Itulah sebabnya orang yang yang memulai aktivitas dengan bangun subuh, biasanya menjalani hari dengan penuh semangat dan optimis.
  • Di pagi hari, Beliau menggunakan siwak untuk kesehatan mulut dan giginya. Siwak mengandung fluor alami yang sangat bermanfaat untuk kesehatan gigi dan gusi. Saat ini, ekstrak siwak dapat kita temui dalam pasta gigi, sehingga mudah untuk kita gunakan
  • Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin dicampur sesendok madu asli yang luar biasa khasiatnya. Dalam Al-Quran, madu merupakan syifaa(obat) isim nakhiroh(menyeluruh) atas berbagai penyakit. Madu juga mengandung mikronutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
  • Masuk waktu dhuha(pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa’ (matang). Rasulullah pernah bersabda, “ Barang siapa makan tujuh butir kurma, maka akan terlindung dari racun”.
  • Menjelang sore hari, menu Rasulullah adalah cuka dan minyak zaitun yang dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya, diantaranya : mencegah lemah tulang, mencegah kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol, melancarkan perncernaan, dll.
  • Di malam hari, menu utma makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran mengandung zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.
  • Setelah makan, Beliau tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas dahulu sehingga makanan yang dikonsumsi masuk ke lambung dengan cepat dan mudah dicerna. Rasulu pernah bersabda, “cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan sholat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras” (HR. Abu Nu’aim dari Aisyah r.a)
  • Beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi Beliau tidak rutin mengkonsumsinya antara lain : tsarid (campuran roti daging dengan kuah air masak), buah yaqthin (labu air), buah anggur, dan hilbah (susu).
  • Rasulullah sering menyempatkan diri berolahraga, terkadang sambil bermain dengan anak dan cucunya. Olahraga diakui oleh para pakar kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh
  • Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang. Beliau tidak menyukai berbincang dan makan sesudah waktu isya. Beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Karena istirahat yang cukup, seperti tidur yang merupakan hak tubuh, dibutuhkan oleh tubuh.
  • Inti pola konsumsi Rasulullah adalah menghindari isrof (berlebihan) dalam makan dan minum. Beliau tidak pernah melakukan idkhol at thoam ‘ala thoam (makan lagi sesudah kenyang). Prof. Dr. Musthofa menekankan bahwa assyab’u (kenyang) bukanlah al imtila’ (memenuhi perut dengan makanan. Kenyang yang sebenarnya adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya sesuai dengan proporsi dan ukurannya
  • Berdasarkan riwayat, Aisyah r.a. pernah mengatakan, “ Dahulu Rasulullah saw tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”. Penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya makanan dalam perut telah melahirkan bermacam penyakit. Untuk itu, sangat penting bagi kita dalam mengkombinasikan makanan (food combining) dengan baik.

JAGA 7 SUNNAH RASULULLAH S.A.W


"Cerdasnya orang yang beriman adalah dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat, yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah cerita dalam akhir hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama: tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua: membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga: jangan tinggalkan masjid terutama di waktu shubuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena mesjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan mesjid Allah.

Keempat: jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

Kelima: jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam: jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".

Ketujuh: amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Zikir adalah bukti syukur kita kepada Allah. Bila kita kurang bersyukur, maka kita kurang berzikir pula, oleh karena itu setiap waktu harus selalu ada penghayatan dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah ajaran Islam lainnya. Zikir juga merupakan makanan rohani yang paling bergizi, dan dengan zikir berbagai kejahatan dapat ditangkal sehingga jauhlah umat manusia dari sifat-sifat yang berpangkal pada materialisme dan hedonisme.

Doa Berbuka Puasa


Allaahu–mma, la–ka shumtu,
wa bi–ka `aamantu,
wa ’alaa rizqi–ka `afthartu,
bi rahmati–ka
yaa `arhama `alr-rahimiyna.

Ya Allah, bagi–Mu aku telah berpuasa,
dan terhadap–Mu akutelah beriman,
dan atas rezeki–Mu aku telah berbuka,
dengan rahmat–Mu
wahai Maha Penyayang dari sang para penyayang.

Doa Sahur


Allaahu-mma, barik li-y,
fiy maa razaqta-ni,
wa qiyn-y ‘adzaaba-aln-naari.


Ya Allah, Engkau berkatilah untukku,
didalam apa saja yang Engkau telah merezekikanku,
dan Engkau hindarkanlah dariku azab sang neraka.

Niat Puasa



Nawaytu shawma ghadin,
‘an adaa’i fardhi
als-syahri ramadhaana haadzihi als-sanati,
li `allaahi ta’aalaa.


Aku telah berniat untuk suatu puasa besok,
agar aku menunaikan kewajiban
sang bulan ramadhän ini sangtahun,
untuk Alläh Yang Maha Tinggi.


 

Thinkmii Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez