Tampilkan postingan dengan label Subhanallah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Subhanallah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Mei 2012

Engkau yang hatinya sedang bersedih dalam kekecewaan

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 20.57



Engkau yang hatinya sedang bersedih dalam kekecewaan 

karena menyadari bahwa pekerjaannya tidak membuahkan hasil sebaik yang diharapkannya, 
sini ... duduklah dekat denganku ...



Memang terkadang sulit bagi kita untuk mengerti alasan dan tujuan dari kesulitan dalam kehidupan ini.



Terkadang kita melihat orang yang tidak jujur, penuh dusta, dan sombong dalam ketamakan - mudah sekali mendapatkan hasil dari usahanya, termasuk dari usaha pencurian hak sesamanya.

Padahal pada saat yang sama, ada dari kita yang mengais rezeki kecil yang tak pasti - dalam kejujuran dan kesabaran, dan tak mendapatkan hasil sebaik yang kita harap seharusnya memuliakan orang-orang yang jujur dan sabar.

Terkadang kita melihat orang menghasilkan banyak keuntungan dari pekerjaan yang niatnya tidak jujur dan yang dibenci oleh banyak orang.

Tapi pada saat yang sama, kita menyaksikan orang-orang alim bekerja keras untuk hasil yang kecil dan kurang untuk membiayai kehidupan yang sederhana.

Tapi Tuhan kita Maha Penyayang,

Pasti ada maksud dari ketimpangan yang terasa seperti ketidak-adilan ini. Tuhan tidak mungkin merencanakan penderitaan bagi orang-orang jujur yang mencintaiNya, dan membuat kita semua berkecil hati menyaksikan dimanjakannya para pencuri dengan kehidupan yang baik.

Tiada maksud Tuhan kecuali memuliakan kita.

Tuhan Maha Adil dan mengetahui alasan dari semua yang terjadi.

Hanya saja, kita berharap agar Tuhan tidak menjadikan ini semua terlalu sulit bagi pengertian kita yang sederhana dan sangat terbatas ini.

Maka, Tuhan kami Yang Maha Kasih,

Ijinkanlah kami datang kepadaMu untuk memohon agar Engkau tak memperpanjang ketidak-mengertian kami akan perilaku kehidupan yang tampil seperti tidak seimbang ini.

Mudahkanlah bagi kami yang jujur dan mencintaiMu untuk hidup dengan damai dan terpenuhi. 

Kami tidak meminta yang berlebihan, karena tidak ada kesombongan, ketamakan, dan kesia-siaan di dalam hati dan serat otot kami.

Kami tidak meminta para pencuri dan penista hak sesama itu untuk segera Kau basmi, karena kehidupan ini telah menunjukkan bahwa mereka seperti kebal hukum manusia dan seperti santai saja menghadapi hukum langit.

Kami hanya meminta agar Engkau menyemangati kami yang setia kepada yang benar.

Janganlah Kau biarkan sebagian dari kami yang hatinya lemah, terperdaya oleh mudahnya kejahatan, karena mereka lama tersiksa dalam kejujuran yang miskin.

Tuhan, bantulah kami merasa percaya diri di dalam kejujuran kami, bantulah kami untuk tetap berharapan baik dalam kerja keras kami, dan bantulah kami untuk tetap setia kepada pekerjaan dan kehidupan yang membahagiakan sesama.

"Tidak ada orang yang mengatakan dirinya beriman, lalu dia tidak diuji." 

Tuhan ... kami menerima ketetapan itu dengan ikhlas.

Hanya saja kami mohon, janganlah Kau uji kami dengan cara yang membuat kami kecil hati dengan kebaikan dan melihat keburukan lebih popular daripada kebaikan.

Jagailah iman kami.

Semangatilah kami untuk selalu setia kepada kebenaran.

Semangatilah kami untuk tetap menjadi orang baik.

Banggakanlah kami, bahwa betul berbeda orang yang melakukan kebaikan dari yang melakukan keburukan.

Banggakanlah kami akan kesetiaan kami kepadaMu.

Aamiin

---------------

Mario Teguh - Loving you all as always

Subhanallah

Diposting oleh Rahmi Andriyani Syam di 09.20


Hanya niat sharing,,

suatu siang di kampus, 
ilustrasi : diriku dan teman lagi ngobrol

diriku sedang ngobrol dengan seorang sahabatku (sebut saja namanya dhila *emang namanya dhila.. hehe) tentang kuasa Allah kepada hamba lewat rezeki yang tak pernah diduga-duga. Siang itu diriku sedang memikirkan nanti malam mau makan apa. Terus tiba-tiba teringat petuah dari ustadz yusuf mansur di layar kaca ANTV lewat program wisata hati setiap senin-jumat pukul 05.00 WIB (promosi dikit)

kuliahku lewat layar kaca


seingatku Ustadz YM bilang gini "bertindak saja (kerjakan perintahNya jauhi laranganNya) sisanya Allah yang eksekusi" dan SUBHANALLAH ini yang kedua kalinya terjadi pada diriku.

siangnya mikir makan apa, eh pas sorenya ada yang ketuk pintu kamar dan ngasi bahan buat bikin sayur.

ini juga ilustrasi doank yah (hehe)

wortel yang dikasi bukan sembarang wortel. wortel import bok (hehe)


Masih ada lagi cerita sebelum kejadian ini loh,, malam itu diriku kebingungan besok pagi makan apa. Soalnya ibu yang jualan sayur di depan kosan tiba-tiba kagak jualan. Otomatis g' ada bahan makanan.
Besok paginya masih belum nongol juga, pagi buta aku jalan di sekitar daerah kosan mencari adakah penjual sayur yang buka. Soalnya perutku udah kebiasaan makan pagi jam 6.30. Jadi makanan harus siap sebelum jam itu. Akhirnya kutemukan. Tapi udah keburu pagi. Perutku udah mikir pasti hari ini telat makan deh. soalnya masaknya aja berapa menit belum lagi sebelum dimasak dipotong-potong dulu ehhhhh... tiba-tiba di sana ketemu kakak kosan yang sedang belanja makan pagi. terus pas sampai kosan udah disodorin 1 bungkus nasi uduk. SUBHANALLAH, dengan riangnya perutku tersenyum bahagia.

bahan-bahan buat bikin sayur

nasi uduknya mirip dikitlah sama yang ini





Tampilkan postingan dengan label Subhanallah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Subhanallah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Mei 2012

Engkau yang hatinya sedang bersedih dalam kekecewaan




Engkau yang hatinya sedang bersedih dalam kekecewaan 

karena menyadari bahwa pekerjaannya tidak membuahkan hasil sebaik yang diharapkannya, 
sini ... duduklah dekat denganku ...



Memang terkadang sulit bagi kita untuk mengerti alasan dan tujuan dari kesulitan dalam kehidupan ini.



Terkadang kita melihat orang yang tidak jujur, penuh dusta, dan sombong dalam ketamakan - mudah sekali mendapatkan hasil dari usahanya, termasuk dari usaha pencurian hak sesamanya.

Padahal pada saat yang sama, ada dari kita yang mengais rezeki kecil yang tak pasti - dalam kejujuran dan kesabaran, dan tak mendapatkan hasil sebaik yang kita harap seharusnya memuliakan orang-orang yang jujur dan sabar.

Terkadang kita melihat orang menghasilkan banyak keuntungan dari pekerjaan yang niatnya tidak jujur dan yang dibenci oleh banyak orang.

Tapi pada saat yang sama, kita menyaksikan orang-orang alim bekerja keras untuk hasil yang kecil dan kurang untuk membiayai kehidupan yang sederhana.

Tapi Tuhan kita Maha Penyayang,

Pasti ada maksud dari ketimpangan yang terasa seperti ketidak-adilan ini. Tuhan tidak mungkin merencanakan penderitaan bagi orang-orang jujur yang mencintaiNya, dan membuat kita semua berkecil hati menyaksikan dimanjakannya para pencuri dengan kehidupan yang baik.

Tiada maksud Tuhan kecuali memuliakan kita.

Tuhan Maha Adil dan mengetahui alasan dari semua yang terjadi.

Hanya saja, kita berharap agar Tuhan tidak menjadikan ini semua terlalu sulit bagi pengertian kita yang sederhana dan sangat terbatas ini.

Maka, Tuhan kami Yang Maha Kasih,

Ijinkanlah kami datang kepadaMu untuk memohon agar Engkau tak memperpanjang ketidak-mengertian kami akan perilaku kehidupan yang tampil seperti tidak seimbang ini.

Mudahkanlah bagi kami yang jujur dan mencintaiMu untuk hidup dengan damai dan terpenuhi. 

Kami tidak meminta yang berlebihan, karena tidak ada kesombongan, ketamakan, dan kesia-siaan di dalam hati dan serat otot kami.

Kami tidak meminta para pencuri dan penista hak sesama itu untuk segera Kau basmi, karena kehidupan ini telah menunjukkan bahwa mereka seperti kebal hukum manusia dan seperti santai saja menghadapi hukum langit.

Kami hanya meminta agar Engkau menyemangati kami yang setia kepada yang benar.

Janganlah Kau biarkan sebagian dari kami yang hatinya lemah, terperdaya oleh mudahnya kejahatan, karena mereka lama tersiksa dalam kejujuran yang miskin.

Tuhan, bantulah kami merasa percaya diri di dalam kejujuran kami, bantulah kami untuk tetap berharapan baik dalam kerja keras kami, dan bantulah kami untuk tetap setia kepada pekerjaan dan kehidupan yang membahagiakan sesama.

"Tidak ada orang yang mengatakan dirinya beriman, lalu dia tidak diuji." 

Tuhan ... kami menerima ketetapan itu dengan ikhlas.

Hanya saja kami mohon, janganlah Kau uji kami dengan cara yang membuat kami kecil hati dengan kebaikan dan melihat keburukan lebih popular daripada kebaikan.

Jagailah iman kami.

Semangatilah kami untuk selalu setia kepada kebenaran.

Semangatilah kami untuk tetap menjadi orang baik.

Banggakanlah kami, bahwa betul berbeda orang yang melakukan kebaikan dari yang melakukan keburukan.

Banggakanlah kami akan kesetiaan kami kepadaMu.

Aamiin

---------------

Mario Teguh - Loving you all as always

Subhanallah



Hanya niat sharing,,

suatu siang di kampus, 
ilustrasi : diriku dan teman lagi ngobrol

diriku sedang ngobrol dengan seorang sahabatku (sebut saja namanya dhila *emang namanya dhila.. hehe) tentang kuasa Allah kepada hamba lewat rezeki yang tak pernah diduga-duga. Siang itu diriku sedang memikirkan nanti malam mau makan apa. Terus tiba-tiba teringat petuah dari ustadz yusuf mansur di layar kaca ANTV lewat program wisata hati setiap senin-jumat pukul 05.00 WIB (promosi dikit)

kuliahku lewat layar kaca


seingatku Ustadz YM bilang gini "bertindak saja (kerjakan perintahNya jauhi laranganNya) sisanya Allah yang eksekusi" dan SUBHANALLAH ini yang kedua kalinya terjadi pada diriku.

siangnya mikir makan apa, eh pas sorenya ada yang ketuk pintu kamar dan ngasi bahan buat bikin sayur.

ini juga ilustrasi doank yah (hehe)

wortel yang dikasi bukan sembarang wortel. wortel import bok (hehe)


Masih ada lagi cerita sebelum kejadian ini loh,, malam itu diriku kebingungan besok pagi makan apa. Soalnya ibu yang jualan sayur di depan kosan tiba-tiba kagak jualan. Otomatis g' ada bahan makanan.
Besok paginya masih belum nongol juga, pagi buta aku jalan di sekitar daerah kosan mencari adakah penjual sayur yang buka. Soalnya perutku udah kebiasaan makan pagi jam 6.30. Jadi makanan harus siap sebelum jam itu. Akhirnya kutemukan. Tapi udah keburu pagi. Perutku udah mikir pasti hari ini telat makan deh. soalnya masaknya aja berapa menit belum lagi sebelum dimasak dipotong-potong dulu ehhhhh... tiba-tiba di sana ketemu kakak kosan yang sedang belanja makan pagi. terus pas sampai kosan udah disodorin 1 bungkus nasi uduk. SUBHANALLAH, dengan riangnya perutku tersenyum bahagia.

bahan-bahan buat bikin sayur

nasi uduknya mirip dikitlah sama yang ini





 

Thinkmii Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez